Pelatihan

Implementasi Permenperin Nomor 35 Tahun 2025 tentang Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP)

  22-23 Januari 2026  | 09.00-16.00 WIB  | HOTEL ASYANA KEMAYORAN – Jakarta

  22-23 Januari 2026  | 09.00-16.00 WIB  |   ZOOM MEETING (Class Online)

Pelatihan Implementasi Permenperin Nomor 35 Tahun 2025 tentang Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP)

Dibuat oleh PELATIHAN BMC

Pelatihan Implementasi Permenperin Nomor 35 Tahun 2025 tentang Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP)

DESKRIPSI:

       Dalam rangka mendorong pertumbuhan industri nasional dan penguatan ekosistem ekonomi dalam negeri, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025. Regulasi ini menjadi landasan baru bagi dunia usaha untuk membuktikan kesiapan dan kemampuannya dalam memproduksi barang/jasa tidak hanya dari sisi komposisi kandungan lokal (TKDN), tetapi juga dampak luas yang dirasakan oleh perekonomian nasional (BMP).

            Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap kebutuhan pelaku industri, pengadaan, dan lembaga surveyor (LSPro) untuk beradaptasi dengan standar sertifikasi terbaru. Fokus kegiatan bukan hanya pada kepatuhan administratif, tetapi pada bagaimana menyusun strategi manufaktur dan operasional perusahaan agar memenuhi standar value for money bagi Indonesia. Kegiatan ini akan membahas tuntas perubahan definisi, metodologi perhitungan, serta integrasi sistem pelaporan yang kini mengarah pada transparansi digital penuh.

TUJUAN :

Kegiatan ini dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan strategis bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan:

  1. Memahami Arah Kebijakan Baru: Memberikan pemahaman yang mendalam mengenai filosofi dan urgensi Permenperin No. 35 Tahun 2025 dalam konteks substitusi impor dan kedaulatan industri.
  2. Ketepatan Sertifikasi (TKDN): Memastikan perusahaan dapat menghitung dan mendokumentasikan komposisi TKDN (Bahan Baku, Tenaga Kerja, Alat Produksi, dan Rekayasa Teknik) sesuai standar terbaru untuk menghindari klaim palsu atau kesalahan teknis.
  3. Maksimalkasi Poin BMP (Bobot Manfaat Perusahaan): Membantu perusahaan menyusun strategi untuk memperoleh skor tinggi pada 4 pilar BMP (Kualitas, Daya Saing, Peningkatan Kapasitas, dan Kemitraan) guna memenangkan tender pengadaan.
  4. Digitalisasi Proses Sertifikasi: Menyamakan pemahaman teknis mengenai pemanfaatan sistem informasi layanan purnajual online dan platform sertifikasi digital yang diwajibkan dalam regulasi baru.
  5. Mitigasi Risiko Hukum: Mengantisipasi sanksi administratif dan pencabutan sertifikat akibat ketidaksesuaian data antara dokumen sertifikasi dengan realitas produksi di lapangan (post-certification audit).

MANFAAT :

Keikutsertaan dalam kegiatan ini memberikan keuntungan kompetitif (competitive advantage) yang nyata:

Bagi Perusahaan Industri/Produsen:

  • Kemenangan Tender (Price Preference): Memiliki sertifikat TKDN/BMP yang valid membuka peluang menang proyek lelang dengan preferensi harga 25% (atau sesuai batasan ketentuan terbaru) serta post qualification yang mudah.
  • Efisiensi Operasional: Memaksimalkan pemanfaatan bahan baku lokal dan tenaga kerja dalam negeri yang dapat menekan biaya impor.
  • Kepercayaan Stakeholder: Meningkatkan citra perusahaan sebagai penggerak industri nasional yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
  • Perluasan Pasar: Kelayakan produk untuk dipasukkan ke dalam Katalog Elektronik (e-Katalog) maupun daftar produk prioritas nasional.

Bagi Pengguna Jasa/PPU:

  • Kualitas Terjamin: Mendapatkan barang/jasa dengan kualitas yang tidak hanya murah, tetapi juga memiliki manfaat luas bagi ekonomi nasional.
  • Pengadaan Lebih Cepat: Memudahkan proses verifikasi dan klarifikasi dokumen TKDN/BMP pada saat tahapan pengadaan barang/jasa pemerintah.

MATERI BAHASAN

Sesi I: Kebijakan Umum dan Perubahan Regulasi

  • Bedah Pasal-demi Pasal Permenperin No. 35 Tahun 2025.
  • Perbedaan mendasar antara regulasi lama dan baru terkait ruang lingkup produk wajib dan sukarela.
  • Definisi baru terkait In-house, Lisensi, dan Konsolidasi dalam kaitannya dengan TKDN.

Sesi II: Teknik Perhitungan TKDN Terbaru

  • Rumus dan Metodologi Perhitungan TKDN untuk Produk Barang, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lainnya.
  • Komponen: Bahan Baku, Jasa Produksi, Alat Produksi, Tenaga Kerja, Rekayasa dan Desain.
  • Studi Kasus Cara menghitung TKDN untuk produk manufaktur yang kompleks (multi-komponen).

Sesi III: Strategi Pencapaian Bobot Manfaat Perusahaan (BMP)

  • Pilar 1: Perencanaan dan Pengembangan Produk (R&D).
  • Pilar 2: Proses Produksi (Sistem Manajemen Mutu/ISO, Green Manufacturing).
  • Pilar 3: Sumber Daya Manusia (Tingkat Komposisi TKDN SDM).
  • Pilar 4: Layanan Purnajual (Kemudahan Customer Service, Ketersediaan Sparepart).
  • Cara mendapatkan poin maksimal di tiap pilar.

Sesi IV: Tata Cara Sertifikasi dan Digitalisasi

  • Alur Sertifikasi Baru (Online) mulai dari Pendaftaran -> Survey -> Verifikasi -> Penerbitan Sertifikat.
  • Integrasi Sistem Layanan Purnajual (SLS) wajib bagi produk elektronik dan telematika.
  • Peran dan Kewajiban Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) dan Surveyor Mandiri.

Sesi V: Pengawasan, Sanksi, dan Pasca Sertifikasi

  • Mekanisme Post-Certification Audit (Audit Pasca Sertifikasi) untuk mencegah pemalsuan data.
  • Peraturan terkait klaim TKDN yang tidak sesuai (Sanksi Pidana dan Administratif).
  • Larangan peredaran produk yang tidak memiliki Sertifikat TKDN/BMP sesuai peraturan.

JADWAL AGENDA 2026

Silahkan pilih dan klik masing masing untuk melihat jadwal pelaksanaan.

JANUARI 2026

OFLINE

22 – 23  Januari 2026 | Jakarta

29 – 30  Januari 2026 | Jakarta

ONLINE

22 – 23  Januari 2026 | ZOOM

29 – 30  Januari 2026 | ZOOM

OFLINE

5 – 6  Februari 2026 | Jakarta

25 – 26  Februari 2026 | Bandung

ONLINE

11 – 12  Februari 2026 | ZOOM

19 – 20  Februari 2026 | ZOOM

OFLINE

5 – 6  Maret 2026 | Jakarta

30 – 31  Maret 2026 | Bandung

ONLINE

10- 11  Maret 2026 | ZOOM

26 – 27  Maret 2026 | ZOOM

OFLINE

1 – 2  April 2026 | Jakarta

15 – 16  April 2026 | Bandung

ONLINE

9 – 10  April 2026 | ZOOM

29 – 30  April 2026 | ZOOM

OFLINE

7 – 8  Mei 2026 | Jakarta

25 – 26  Mei 2026 | Bandung

ONLINE

12 – 13  Mei 2026 | ZOOM

22 – 23  Mei 2026 | ZOOM

OFLINE

10 – 11  Juni 2026 | Jakarta

25 – 26  Juni 2026 | Jakarta

ONLINE

4 – 5  Juni 2026 | ZOOM

29 – 30  Juni 2026 | ZOOM

OFLINE

9 – 10  Juli 2026 | Jakarta

28 – 29  Juli 2026 | Jakarta

ONLINE

2 – 3  Juli 2026 | ZOOM

23 – 24  Juli 2026 | ZOOM

OFLINE

6 – 7  Agustus 2026 | Jakarta

27 – 28  Agustus 2026 | Bandung

ONLINE

12 – 13  Agustus 2026 | ZOOM

20 – 21  Agustus 2026 | ZOOM

OFLINE

2 – 3  September 2026 | Jakarta

29 – 30  September 2026 | Bandung

ONLINE

9 – 10  September 2026 | ZOOM

23 – 24  September 2026 | ZOOM

OFLINE

8 – 9  Oktober 2026 | Jakarta

22 – 23  Oktober 2026 | Jakarta

ONLINE

14 – 15  Oktober 2026 | ZOOM

29 – 30  Oktober 2026 | ZOOM

OFLINE

5 – 6 November 2026 | Jakarta

26 – 27  November 2026 | Bandung

ONLINE

12 – 13  November 2026 | ZOOM

18 – 19  November 2026 | ZOOM

OFLINE

2 – 3  Desember 2026 | Jakarta

23 – 24  Desember 2026 | Bandung

ONLINE

8 – 9  Desember 2026 | ZOOM

29 – 30  Desember 2026 | ZOOM

BIAYA PELATIHAN

OFLINE

Biaya Per peserta

  • 5.000.000 (Jakarta, Bandung)
  • 6.000.000 (Jogja, Surabaya, Semarang, Malang)
  • 8.000.000 (Bali, Batam,Medan)

ONLINE

Biaya Per peserta

  • 3.000.000

PEMBAYARAN:

  • TRANSFER
  • BANK MANDIRI
  • NO.REK. 120-00-1040693-7
  • a.n Lembaga Bina Managemen Center

NARASUMBER: